Halo, konichiwa!!! Assalamualaikum!
Tau enggak hari ini hari apa? Wkwkwkwkwkw, absurd banget ya pertanyaannya, belum apa-apa udah nanya hari apa? Emang kamu siapa? Hayo, lho.
Oke, yoreubun. Jadi, calon influencer ini, azzikkk, influencer enggak tuh, awowkwkwkw. Ya udah, ah, banyak amat intermezzo nya.
Sabtu, 4 Desember 2025 ini merupakan hari ulang tahun ku yang ke-23. Dibandingkan dengan rasa senang, aku lebih kepada arah mempertanyakan. Iya, umur-umur segini aku jadi malah banyak bertanya-tanya tentang hidupku. Apa ya, kira-kira hal yang sudah kulakukan sejauh ini?
Rasanya, aku sendiri sadar jika sebenernya selama beberapa bulan belakangan aku mengalami perubahan yang signigfikan dalam hidupku. Perubahan ini ada yang mengarah pada hal positif dan begitu pula sebaliknya.
Hari ini aku ingin mencurahkan apa perubahan itu dan apa struggle yang aku alami. Yuk kita mulai. Lha, baru mulai? Hahahahahahah.
Pada 2024, di bulan Januari aku juga pernah menuliskan blog jika aku struggle karena jadwal seminar proposalku belum menemukan titik terang jadwal ujiannya. Lalu, aku juga menunggu-nunggu kabar pengemumuman MSIB Batsch 5. Aku mengambil langkah berani untuk mengerjakan penelitian di tengah-tengah magang jika aku diterima karena tuntutan keuangan. Iya, aku butuh duit, yeorobun. Awokwkwkwkw. Logis aja deh, manusia mana jaman sekarang yang enggak butuh? Ya, untuk manusia dengan akal sehat itu kebutuhan primer, kan?
![]() |
| Ini foto kami sedang rapat, cihuy di kantor LPK Pekanbaru |
Singkatnya, pada akhir Januari, tepatnya di tanggal 30 Januari, aku berhasil melaksanakan ujian seminar penelitian dengan nilai A- dan diterima sebagai peserta magang dengan bayaran 14 juta selama 4 bulan sepuluh hari. Aku sangat bersyukur atas karunia yang diberikan Allah SWT, karena sebelumnya aku mengalami cobaan yang bisa dibilang sangat berat bagiku, namun atas petunjuk Allah, ujian itu dapat dilalui.
Pada Februari akhir-Juni awal, aku berhasil menyelesaikan magang bersama dengan keempat temanku yang berbeda kampus dan daerah. Ada Bunda Rana, Uwi, Bobon, dan Uci. Kami berlima menjadi tim yang solid dan keluarga yang hangat di tengah-tengah wilayah rantau. Bersamaan dengan itu, pada 12 Juni, aku berhasil menyelesaikan sidang skripsi yang menguras air mata, waktu dan tenaga. Rasanya sungguh campur aduk dan mengharukan.
![]() |
| Sisi paling kanan adalah aku, lalu Uci, Bobon, Bapak Direktur RCM, Uwik dan Bunaa. |
![]() |
| Ini saat acara pelatihan dari DITSUSLAT dan sisi kanan dengan baju melayu berwarna hijau itu aku, guys. Kalau masalah bawa acara, aku lumayan PD, xixixixixixi. |
![]() |
| Ini Oji my sweetheart yang selalu nemenin aku kemana-mana dan begitu juga sebaliknya, we are soulmate, hehehehehehe. |
![]() |
| Bersama anak-anak jurnalistik yang solid. Dari sisi kiri ada Bunda Wawa, Bunda Prisca, aku, Tasya, Nop-nop, Ara-ara, dan Bunda Cak. |
![]() |
| Sahabat kecilku juga datang. BTW, Lucu banget ya kami, huhuhuhu ada Nisa sama Hani nih. |
![]() |
| Paling salfok sama gift dari Nop-nop, ya ampun ini mau aku sembunyikan dimana coba? Huhuhuhu |
![]() |
| Ada temen-temen KKN juga yang solid.Di sisi kanan ada sahabatku Intan yang selalu ada di setiap moment juga! |
![]() |
| Alhamdulillah, Masya Allah Tabarakallah, Alluhmma Barik |
Namun,pada bulan Juli aku mengalami cobaan kembali. Ayahku jatuh sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk dioperasi. Rasanya aku lemas mendengar itu dan aku merasa bersalah pada Ayah karena selama ini aku jarang memperhatikannya. Maka, untuk membantu pengobatan ayah, aku menggunakan sebagian uang magang untuk kesembuhan ayah. Alhamdulillah, atas pertolongan Allah, Ayah berhasil menjalani operasi dengan selamat.
![]() |
| Sebelum Bapak dioperasi, kita makan dulu. Ini yang fotoin Oji dan dia benar-benar nemenin aku di saat aku seneng atau sedih. Huwaaaaaaa makasih!!! |
![]() |
| Aslinya tahapannya itu panjang banget, guys. Aku enggak tau kalo prosedur umum apakah sepanjang ini juga? Karena ini Bapak aku pake BPJS. |
Pada bulan agustus, aku mendapatkan panggilan kerja freelance menulis berita. Gajinya lumayan untuk orang yang hanya mengerjakan tugas dari rumah. Tugasnya juga ringan dan mudah, aku hanya menerima laporan kegiatan lalu menyusunnya menjadi narasi berita. Sehingga, untuk pekerjaan ini aku hanya focus pada pengembangan narasi dan tidak perlu ke lapangan untuk mencari bahan berita.
Pada bulan September, aku mendapatkan tawaran untuk bekerja di toko percetakan yang belum launching. Toko tersebut merupakan milik mentor magangku dulu di sebuah PT perkebunan kelapa sawit. Aku mendapatkan tawaran itu karena sebelumnya aku bertanya pada beliau mengenai lowongan pekerjaan di perusahaan. Karena lokasinya dekat dengan rumah, jadi aku berniat untuk berkarir di perusahaan tersebut. Namun, beliau belum mengetahui lowongan yang tersedia sehingga memintaku untuk bekerja di toko tersebut hingga nanti ada permintaan yang masuk.
Namun, baru satu minggu aku bekerja, aku memutuskan untuk resign. Karena sejujurnya, aku takut stuck di tempat itu. Aku percaya dengan Bapak mentor magangku, hanya saja aku sadar jika kapasitasnya tidak seperti personalia yang mengurus bagian SDM. Jadi, aku tidak tahu ada lowongan yang tersedia atau tidak.
Karena ternyata, teman dekatku sudah masuk lebih dulu. Sebenarnya aku lumayan terkejut, karena aku sudha bertanya ada lowongan atau tidak. Mungkin saja, aku yang terlalu berpatokan pada satu sumber dan tidak terlalu mencari informasi lainnya. Sehingga, pada saat itu aku berpikir untu resign agar tidak stuk dan menjalani karir sementara lainnya terlebih dahulu sembari mencari informasi lebih lanjut.
Hal yang tidak aku sangka, aku digaji lumayan banyak dengan durasi kerja satu minggu di toko percetakan. Aku merasa segan, namun aku juga butuh uang tersebut untuk hidup di kota. Aku menerimanya dan berharap toko Bapak itu berkembang dengan sukses.
Pada bulan yang sama, aku pindah ke kota dan menjalani karir sebagai voice over talent dan mengelola sosial media. Lagi-lagi, ini merupakan pekerjaan freelance yang aku jalani kedua kalinya setelah seledai sidang skripsi. Pekerjaan yang sejujurnya menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Karena bisa dibilang, pekerjaan ini cukup mudah dilakukan dimana saja karena remote, namun juga bisa dibilang susah karena aku sulit bersantai dengan waktu kerja yang tidak bisa diprediksi. Singkatnya, pekerjaan ini bisa 24 jam aku istirahat atau 24 jam aku memantau analisa konten. Wakwaw, wkwkwkwkwk.
Di Bulan Oktober, Alhamdulillah aku bisa melaksanakan wisuda dengan seluruh keluarga ku. Sebelumnya, aku sudah berbelanja baju keluarga bersama ibu dan ditemani Fauzi, pasanganku. Di Bulan Oktober itu kami menginap di kosku dengan dua kamar kosong yang tersedia. Aku sangat berterimakasih pada Allah atas kemudahan yang diberikan.
| Kalian percaya enggak kalau gaun ini aku buat sendiri? |
| Hehehehe, ya enggak buat semua, sih. Aku cuman ngasih detail volume di layer kebaya aja, dan semua memang beli jadi dan ternyata harganya berkali-kali lipat lebih hemat dan murah!!! |
![]() |
| Foto sama my soulmate juga enggak boleh ketinggalan |
![]() |
| Lucu banget kan kita? Sampe malam gini, lho! huhuhuhu |
Di bulan November, aku selesai mengerjakan projek freelance sosial media. Sehingga pada akhir bulan aku mengemas barang untuk kembali ke kampung halaman. Sebelumnya, aku juga secara tiba-tiba menjadi saksi pemilu. Hahahahaha, pengalaman yang juga tidak terlupakan.
![]() |
| Hidup emang juga dar der dor, wkwkwkwk. |
![]() |
| Semoga amanah siapapun yang menang, ya. Kalo bagi saya cukup Allah SWT saja pemenangnya, cielah, kiw-kiw, kabulin dong keinginan hamba punya tabungan jadi 5M heheheheheh. |
Di bulan desember aku masih mengerjakan freelance menulis berita. Sembari mengerjakan hal itu, aku juga mencoba mendaftar ke beberapa perusahaan. Namun, masih belum ada titik terang karena aku melewatkan beberapa wawancara. Wawancara terakhir di bulan itu pada perusahaan travel dan umroh. Namun, sepertinya hingga bulan di tahun ini, aku masih belum mendapatkan kabar kelanjutannya bagaimana.
Saat ini, di awal Januari, di hari ulang tahunku, aku sedang mununggu surat lamaran kerja yang sudah kuantar di 30 Desember 2024 ke perusahaan perkebunan kelapa sawit di dekat rumahku. Aku sangat berharap jika di bulan ini aku mendapatkan panggilan kerja di perusahaan tersebut dan menjadi karyawan tetap disana.
Orangtuaku di bulan Desember 2024 juga sudah melaksanakan tasyakuran atas kelulusan wisudaku. FYI, aku adalah anak pertama yang mereka kuliahkan diantara keempat saudaraku. Tasyarakuran ini mengingatkan Ibuku terutama dan Ayahku betapa perjuangan mereka yang dipenuhi dengan tangisan, perjuangan, dan harapan untuk menyekolahkan anaknya ini.
Rasanya hatiku terasa penuh mengingat perjuangan mereka. Tentunya, aku sangat berharap di bulan ini, di bulan kelahiranku, ya Allah, aku sangat berharap dan memohon agar segera dipanggil untuk bekerja di perusahaan tujuan. Karena aku menyadari pekerjaan itu sangat penting untuk ku, orangtuaku, dan keluargaku.
Itu adalah salah satu permohonanku yang besar di tahun ini. Aku juga berharap kontrak kerja freelance menulis tetap berlanjut hingga kedepannya. Aku sangat ingin membantu orangtuaku secara finansial dan mengembangkan bisnis sukses dengan beberapa gaji yang aku sisihkan untuk modal awal.
Doakan aku ya untuk berhasil. Good luck to me, wish u all the best thing, and barakallah fii umrik, happy birthday cantiiiikkkkkk!!!!




.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)


.jpg)

.jpg)


.jpeg)

Komentar